PBI UMNU Kebumen Pacu Mahasiswa Lulus Tepat Waktu
Kebumen, 30 Juli 2026 – Ruang 12 UMNU Kebumen mendadak berubah menjadi ruang penentu nasib bagi lima mahasiswa semester 8, Kamis (30/7). Sidang skripsi dan seminar hasil digelar serentak bagi seluruh mahasiswa UMNU Kebumen yang telah memenuhi syarat. Salah satunya adalah Nadha Zakhrotun Jamilah, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia asal Wonosobo. Di hadapan Dr. Alek Andika, M.Pd., Ririn Nurul Azizah, M.Pd., dan Muchlas Abror, M.A., Nadha mempertaruhkan hasil penelitiannya.
Lima mahasiswa PBI itu adalah bagian dari angkatan 2022 yang kini masuk hitungan akhir masa studi. Mereka adalah gelombang terakhir yang harus segera menyelesaikan tugas akhir sebelum batas waktu berakhir. Prodi PBI memasang target keras tahun ini: seluruh mahasiswa angkatan 2022 harus lulus 100 persen. Tidak ada tawar-menawar. Masa studi tepat waktu menjadi harga mati yang dicanangkan program studi. Alasannya jelas, lama studi menjadi salah satu penentu nilai akreditasi prodi. Semakin cepat lulus, semakin tinggi poin yang diraih. Dari 76 mahasiswa angkatan 2022, kabar baiknya mulai terlihat. Hanya sekitar 3 persen yang belum melaksanakan sidang. Sisanya sudah melewati fase paling kritis dalam perkuliahan. Namun, prodi tidak mau lengah. Sisa mahasiswa yang masih tertahan harus segera didorong ke garis finis. Muchlas Abror, M.A., salah satu dosen penguji, tidak menampik adanya tantangan. Ia mengakui ada saja mahasiswa yang tiba-tiba sulit ditemui, menghilang di tengah jalan, atau kehilangan motivasi. Namun, dosen tidak tinggal diam.
"Kami selalu maksimal dalam membimbing mahasiswa. Kami tahu selalu ada mahasiswa yang tiba-tiba menghilang. Namun, kami tetap memaksimalkan agar mereka semua lulus tepat waktu," ujar Abror tegas.
Ketua Program Studi PBI pun percaya target itu bukan mimpi. Periode pendaftaran sidang masih terbuka. Masih ada ruang bagi mahasiswa yang tersisa untuk mendaftar dan menuntaskan studinya. "Lama masa studi mahasiswa menjadi poin penting. Seluruh dosen berkomitmen membimbing mahasiswa semaksimal mungkin," tambahnya.
Seluruh dosen PBI selalu responsif, siap, dan sigap dalam mendampingi mahasiswa. Hal itu karena adanya kesamaan visi untuk membantu mahasiswa dalam menyelesaikan studinya tepat waktu. “Tidak ada kata libur dalam urusan bimbingan. Setiap jam dihabiskan untuk memastikan tidak ada mahasiswa yang tertinggal,” tutur Dr. Alek Andika, M.Pd., penguji sekaligus Dekan FKIP UMNU Kebumen. Sementara itu Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia menargetkan 100 % kelulusan tepat waktu menjadi simbol keseriusan dalam mencetak lulusan unggul. Dan di Ruang 12 hari itu, setiap mahasiswa yang keluar dari ruang sidang membawa satu keyakinan: mereka adalah bagian dari generasi yang finis tepat waktu.